TKP Kecelakaan Uje pun jadi lahan 'kemusyrikan'. 4 hari lalu, kita kehilangan seorang ulama besar sekaligus ustadz muda nan 'gaul', Jefry Al Buchori. Uje-sapaan Ustadz Jefry- meninggalkan akibat kecelakaan motor yang terjadi di sekitar daerah kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Beragam cerita mengenai TKP Kecelakaan Uje pun bermunculan.
Sampai hari keempat setelah meninggalnya Uje, TKP Kecelakaan Uje yang berada di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan tetap mencuri perhatian para pengguna jalan atau warga yang memang sengaja datang. Ada yang hanya ingin melihat, menabur bunga atau sekadar foto di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Banyaknya warga yang datang ke lokasi kecelakaan mulai memunculkan kekhawatiran baru. Pasalnya, banyak warga yang datang hanya untuk berdoa di depan pohon yang ditabrak pria yang dijuluki ustadz gaul itu. Ini bisa menjadikan suatu lahan 'kemusyrikan', pasalnya jikalau niatnya untuk mendoakan maka mengunjungi Makam Uje lah yang paling tepat.
Kejadian ini langsung saja menuai berbagai komentar dari dunia maya. Banyak yang beranggapan selain salah alamat, berdoa di depan pohon dianggap sudah menjurus ke perbuatan musyrik. Berikut ini adalah beberapa komentar dari pengguna twitter mengenai masalah ini
Nah, itulah tadi informasi mengenai TKP Kecelakaan Uje pun jadi lahan 'kemusyrikan'. Semoga bermanfaat
Sampai hari keempat setelah meninggalnya Uje, TKP Kecelakaan Uje yang berada di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan tetap mencuri perhatian para pengguna jalan atau warga yang memang sengaja datang. Ada yang hanya ingin melihat, menabur bunga atau sekadar foto di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Banyaknya warga yang datang ke lokasi kecelakaan mulai memunculkan kekhawatiran baru. Pasalnya, banyak warga yang datang hanya untuk berdoa di depan pohon yang ditabrak pria yang dijuluki ustadz gaul itu. Ini bisa menjadikan suatu lahan 'kemusyrikan', pasalnya jikalau niatnya untuk mendoakan maka mengunjungi Makam Uje lah yang paling tepat.
Kejadian ini langsung saja menuai berbagai komentar dari dunia maya. Banyak yang beranggapan selain salah alamat, berdoa di depan pohon dianggap sudah menjurus ke perbuatan musyrik. Berikut ini adalah beberapa komentar dari pengguna twitter mengenai masalah ini
"Umat kita banyak yang jadi musyrik pada nyembah pohon palem bekas tabrakan uje," tulis salah satu pengguna Twitter.Pemandangan serupa juga bisa dilihat di makam Uje di Karet Tengsin, Jakarta. Masih banyak warga yang mendatangi makam ustadz gaul tersebut. Kebanyakan dari mereka memang datang untuk memberikan doa kepada almarhum. Tapi mirisnya, ada juga yang datang hanya untuk mengambil tanah dari makam Uje dan menjadikan makam uje sebagai lahan 'pesugihan'.
"Masih sempet aja ambil tanah kuburannya uje..buat apa coba? #musyrik," tulis pengguna Twitter yang lain.
"Ije meninggal, ga bisa ziarah di kuburannya malah ziarah di pohon yang almarhum tabrak, musyrik," tulis yang lainnya lagi.
Nah, itulah tadi informasi mengenai TKP Kecelakaan Uje pun jadi lahan 'kemusyrikan'. Semoga bermanfaat
